Masuk log

 Subscribe in a reader

Stats:

 results 1 - 4 of about 635 for * . (0,542 seconds) 

Topik Pilihan

Papua Merdeka ⁄ Gerilya ⁄ 

Berbagai operasi gerilya untuk Papua Merdeka berupa kegiatan gerilya di rimba, kampung dan kota dalam bentuk aksi, demo dan pengibaran Bendera Negara Papua Barat.

Media SPM ⁄ Opini & Analisis ⁄ 

Berbagai opini dan tulisan khusus terkait perjuangan Papua Merdeka, berupa analisis, kritik, masukan dsb.

Aneka Berita ⁄ Otonomisasi ⁄ 

Papua Merdeka sebagai Gugatan terhadap politik otonomisasi NKRI di Papua Barat

Topik SPM ⁄ Genosida ⁄ 

Papua Merdeka sebagai aksi Menggugat Genosida di Papua Barat oleh Kekuasaan Neokolonialisme Indonesia

Topik SPM ⁄ Perempuan Papua ⁄ 

Berbagai berita tentang kondisi, situasi dan perjuangan Perempuan Papua untuk tanah air dan bangsanya.

Media SPM ⁄ Catatan Khusus ⁄ 

Berbagai catatan khusus dari SPMNews dan Tentara Revolusi Papua Barat

Berita Terbaru

Kerusakan Hutan Diperkirakan Capai 5 Juta HA

  Topik SPM | ©admin | @ Jumat, Juni 5, 2009 17:16  | § Add a Comment

JAYAPURA-Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Memberamo, Ir Karjono, MP, mengungkapkan bahwa kerusakan hutan di Papua cukup mengkhawatirkan dan bisa dikatakan dalam kondisi lampu kuning. Sebab luas hutan yang mengalami kerusakan diperkirakan telah mencapai 5 juta HA.

“Bila dibandingkan dengan luas hutan kita yang da di Papua sekitar 330 juta HA, kerusakan hutan dan lahan yang potensial kritis sebesar 5 juta Ha tentunya masih kecil. Tetapi hal itu perlu mendapat perhatian serius,” ungkap Karjono saat ditemui Cenderawasih Pos di sela kegiatan Penyegaran Pengelolaan DAS Aparat Kehutanan Tahun 2009 di Hotel Relat, Rabu (3/6).

Dikatakan, dari 5 juta Ha areal hutan yang mengalami kerusakan dibagi dalam tiga kategori yaitu potensial kritis atau amat kritis, agak kritis dan kritis sekali. Sedangkan kondisi lahan yang masuk kategori kritis sekali menurut Karjono diperkirakan mencapai 3 juta Ha. “Ini diduga akibat adanya pertambahan penduduk, perkembangan ekonomi, konflik kepentingan dan kurangnya keterpaduan antar sektor dan antar wilayah dari hulu hingga hilir dalam pengelolaan DAS,” jelasnya.

Untuk memperbaiki atau merehabilitasi lahan kritis tersebut, pemerintah bersama masyarakat menurutnya telah melakukan berbagai upaya antara lain melalui program penyelamatan hutan, reboisasi, Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GN-RHL), Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GNKPA) dan Revitalisasi Pertanian Perikanan dan Kehutanan (RPPK).

“Semua itu merupakan dasar untuk mewujudkan perbaikan lingkungan penanggulangan bencana bajir, tanah longsor dan kekeringan secara terpadu, transparan dan partisipatif,” tambahnya.

Upaya rehabilitasilahan dan hutan yang mulai dilakukan sejak tahun 2004, menurut Karjono sudah mulai menampakan hasil. Dari program-program yang dilakukan, lahan dan hutan yang berhasil direhabilitasi sekitar 34.000 Ha.(ind)

Popularity: 11% [?]


Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Keadilan dan Perdamaian Papua Kecewa

  Papua | ©admin | @ Jumat, Juni 5, 2009 17:15  | § Add a Comment

JAYAPURA-Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Keadilan dan Perdamaian Papua yang juga gabungan penasehat hukum empat tersangka penyerangan Mapolsek Abepura pada Kamis (9/4) masing-masing Yance Yogobi, Dino Agubi, Andi Gobay dan Jhoni Hisage yang kini dalam proses penyidikan di Mapolda Papua mengaku kecewa dengan penyidik Polda Papua
Ketua Tim Penasehat Hukum keempat terdakwa, Gustaf Kawer, SH, mengaku kecewa [...]

Popularity: 12% [?]

Tiga Tahun Setelah itu, Pengungsi Asal West Papua di Australia Mendapat Izin Menetap

  Asiaoceania, Catatan Khusus | ©admin | @ Jumat, Juni 5, 2009 2:39  | § Add a Comment

Media NKRI memang jelas tidak memberitakan sedikitpun mengenai kemenangan diplomasi Papua Merdeka. Pada minggu ini, tepatnya 2 Juni 2009, Hermain Wainggai, salah seorang anak Alm. Thom Wainggai mendapat izin tinggal tetap di Australia.
Seperti dilaporkan dalam versi Inggris @westpapua.net, Julius Kogoya, Izack Marani dan Richard Rumbiak di samping Marike Tebay, Papuana Motte, William Omabak, dan [...]

Popularity: 14% [?]

Kelestarian Budaya Baliem Terancam Punah

  Masyarakat Adat | ©admin | @ Kamis, Juni 4, 2009 17:05  | § Add a Comment

WAMENA-Pimpinan Sanggar Seni Dani Baliem Wamena, Yoko Huby mengatakan, sejak berdiri pada 2002 lalu, hingga saat ini pihaknya belum mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya baik dalam bentuk bantuan maupun pembinaan.
“Kami sudah beberapa kali ajukan permohonan bantuan guna memajukan sanggar seni ini demi kelestarian budaya Baliem, tapi belum ada direspon dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) [...]

Popularity: 11% [?]


Terbaru Lanjutan

Error: 404

Sorry, no posts matched your criteria.